Senin, 10 Desember 2012

Harga Ijazah S3 (Hasil Pengeditan)


Jika dinilai dari sisi uang, harga ijazah S3 bagiku : Rp. 716.400.000 , pertimbangannya :

1. Dengan S3, maka uang insentif Sertifikasi Dosen yang perbulannya Rp. 2.700.000 selama kira-kira 
    4 tahun tidak akan didapatkan, sehingga saya kehilangan : Rp. 2.700.000 x 12 bulan x 4 =
    Rp. 130.00.000 (dibulatkan).
2. Dengan S3, mengajar di salah satu perguruan tinggi swasta saya off kan dulu,   
    biasanya perbulan saya mendapat honor : Rp. 3.300.000, sehingga selama 4 tahun off saya
    kehilangan honor : Rp. 159.000.000 (dibulatkan) dan otomatis honor koreksi dan THR di
    perguruan tinggi swasta tersebut tidak akan saya dapatkan, yang jika dikalkulasikan Rp.
    50.400.000.  
3. Dengan saya sekolah S3, ada budget khusus yang saya harus alokasikan untuk buku-buku
    dan penelitian termasuk seminar yang kira-kira jumlahnya Rp. 250.000.000.
4. Dengan S3, saya ditugaskan belajar oleh perguruan tinggi tempat saya mengajar  sehingga
     pengajaran off, dengan saya mengajar disana ada tambahan insentif per bulannya Rp. 1.600.000,
    sehingga selama kira-kira 4 tahun saya kehilangan honor tambahan :  
    Rp. 1.600.000 x 12 x 4 = Rp. 77.000.000 
    (dibulatkan) 
5. Selama saya kuliah S3, saya harus mengalokasikan budget khusus sebesar  Rp. 50.000.000
     untuk membeli peralatan yang mendukung tugas belajar, seperti lap top dengan spesifikasi yang
    dibutuhkan untuk penelitian saya,  iPad, external hardisk, dan tool-tool yang lainnya, termasuk
    kendaraan motor yang lebih mempermudah mobilisasi saya.  

Mungkin harga ini terlalu rendah buat orang lain, tapi bagi saya bukan dilihat dari harganya, tetapi memaknai arti sebuah kesempatan, bagi saya sekolah S3 itu rezeki yang besar dari Alloh SWT, sehingga dalam menjalankannya saya akan berusaha dengan sungguh-sungguh untuk menjalankannya dan berusaha mencapai kriteria baik waktu maupun profile yang telah ditetapkan untuk seorang lulusan S3.  Artinya ijazah S3 yang insyaAllah nanti akan saya dapatkan, betul-betul mewakili kualitas saya sebagai seorang lulusan S3, dan artinya pula bahwa nilai uang tadi sangatlah kecil dibandingkan dengan keuntungan yang akan diperoleh jika lulus S3 yang sifatnya bukan materi, yaitu prinsip-prinsip hidup, kedisiplinan, tanggung jawab, kemandirian, jiwa bertahan dan berjuang dan lain-lain.   



Milestone S3


MILESTONE S3

TUGAS MINGGU KE-4 (1 OKTOBER 2012)

MATA KULIAH : FILSAFAT ILMU

DOSEN : PROF. DR. KUSPRIYANTO

NAMA MAHASISWA : HEPI LUDIYATI ( 33212015)
1 KUALIFIKASI (1000 JAM) KUALIFIKASI (1000 JAM) (Hasil Koreksi)
  Identifikasi Masalah (Research Question) Identifikasi Masalah (Research Question) pada topik penelitian "Artificial Circular Dielectric"
  State of the Art State of the Art pada topik penelitian "Artificial Circular Dielectric"
  Menyusun Teori Pendukung (promises) Menyusun Teori tentang "Artificial Circular Dielectric secara umum"
  ori yang dibuat Mempelajari tool FDTD 
  Tools-tools yang diperlukan Melakukan eksperimen berupa simulasi untuk membuktikan kebenaran teori yang dibuat, dengan FDTD
  Pubikasi paper di seminar (proceeding) nasional Sasaran novelty di sisi teori
    Publikasi paper di seminar (proceeding) nasional
2 SEMINAR I (800 JAM) SEMINAR I (800 JAM)
  Konsep sistem yang dikembangkan Menyusun novelty berupa teori tentang "Artificial Circular Dielectric pada implementasi sebagai filter wave guide"
  Skenario cara kerja dan performansi sistem Membuat material buatan berupa "Artificial Circular Dielectric"
  Sasaran Novelty Membuat simulasi tentang filter wave guide yang didalamnya terdapat material buatan ini dengan menggunakan HFSS atau CST software simulation
  Publikasi paper di seminar (proceeding) nasional Melakukan eksperimen berupa implementasi sebuah filter waveguide 
    Pengukuran dan perbaikan performa
    Membandingkan dan menganalisa performance filter wave guide yang menggunakan material buatan dan material natural
    Publikasi paper di seminar (proceeding) nasional
3 SEMINAR II (800 JAM) SEMINAR II (800 JAM)
  Algoritma dan Coding Menyusun novelty berupa teori tentang "Artificial Circular Dielectric pada implementasi sebagai sebagai antena patch atau mikrostrip"
  Percobaan/simulasi dan hasil-hasil awal Percobaan/simulasi penerapan material buatan "Artificial Circular Dielectric" pada aplikasi antena patch persegi 
  Publikasi paper di seminar (proceeding) internasional Membandingkan dan menganalisa performance antena yang menggunakan material buatan dan material natural
    Perbaikan karakteristik antena
    Publikasi paper di seminar (proceeding) internasional
4 SEMINAR III (800 JAM) SEMINAR III  (800 JAM)
  Validasi&verifikasi Percobaan/simulasi penerapan material buatan "Artificial Circular Dielectric" pada aplikasi antena patch lingkaran 
  Analisis hasil Implementasi (prototife) dan pengukuran pada aplikasi antena patch lingkaran
  Perbandingan dengan sistem/penelitian sejenis Perbandingan dengan sistem/penelitian sejenis
  Perbaikan Perbaikan karakteristik antena patch lingkaran
  Publikasi paper di journal Nasional/internasional Validasi dan Verifikasi
    Publikasi paper di journal internasional
5 SEMINAR IV (800 JAM) SEMINAR IV  (800 JAM)
  Hasil simulasi akhir atau prototife sistem Hasil simulasi akhir atau prototife sistem
  Analisis kontribuasi Analisis kontribuasi
  Kesimpulan (Conclusion) Kesimpulan (Conclusion)
  Publikasi paper di journal internasional Publikasi paper di journal internasional
6 REVIEWING DAN SIDANG TERTUTUP (800 JAM) REVIEWING DAN SIDANG TERTUTUP (800 JAM)
  Draft Disertasi Lengkap Draft Disertasi Lengkap
  Revisi Revisi
  Presentasi dan Ujian-ujian Presentasi dan Ujian-ujian



Minggu, 23 September 2012


ANTENA YAGI MIKROSTRIP DENGAN CELAH UDARA PADA FREKUENSI 1735-1805 MHZ

 Hepi Ludiyati
Laboratorium Telekomunikasi Radio dan Gelombang Mikro
Sekolah Teknik Elektro dan Informatika
Institut Teknologi Bandung
Bandung Indonesia

ABSTRAK


             Antena mikrostrip merupakan antena yang memiliki massa ringan, bentuknya kecil, low profile dan mudah diterapkan untuk aplikasi komunikasi saat ini yang menuntut serba protable dan mudah diintegrasikan dengan antena yang lain.  Namun, keunggulan di atas  tidak menjadikan antena mikrostrip menjadi leluasa digunakan di berbagai aplikasi, hal ini disebabkan oleh bandwidth yang dimiliki antena mikrostrip sangat sempit.  Satu elemen antena mikrostrip yang terdiri dari patch, substrat dan groundplane hanya mampu menghasilkan bandwith 3 % dari frekuensi tengahnya.  Oleh karena itu, aplikasiantena mikrostrip ini menjadi terbatas.   Berbagai teknik sudah diajukan untuk meningkatkan bandwith mulai dari yang paling sederhana sampai yang rumit, seperti [1], [2],  [3] dan  [4].  Salah satu teknik yang dilakukan adalah mempertebal substrat atau menambah celah udara diantara dua substrat.  Metoda ini merupakan metoda yang paling sederhana,  hanya saja dari penelitian itu , belum ada yang mencoba menerapkan teknik  celah udara untuk memperlebar bandwidth antena yagi mikrostrip .  Pada penelitian ini telah dirancang, disimulasikan dan direalisasikan antena yagi mikrostrip  pada  frekuensi   1735-1805 MHz  yang dicetak di atas PCB yang terbuat dari bahan  epoxy-FR4.   Antena  ini  memiliki 6 ( enam)  elemen patch yang terdiri dari  satureflector, satu driven, dan empat director.   Untuk memenuhi kebutuhan bandwith sebesar 70 Mhz, ditambahkan celah udara diantara 2 (dua) PCB yang digunakan dan metoda pencatuan coaxial feed.   Berdasarkan simulasi, antena ini menghasilkan bandwith ≥ 70MHz pada VSWR ≤ 1.5, impedansi 50 Ω dan directivitas 10 dB,  sedangkan berdasarkan  pengukuran menunjukkan bahwa antena ini mempunyai bandwidth ≥ 100 MHz pada VSWR ≤ 1.5, impedansi 50.0 – j2  Ω  pada frekuensi tengah sebesar 1790.90 MHz.

Kata – kata kunci : antena yagi , mikrostrip yagi, celah udara, bandwith 

Tulisan lengkap dapat dilihat pada alamat di bawah ini :

https://docs.google.com/open?id=0B4bbJg6SmEnwaG1QbUd1Wmk5Rms

Minggu, 16 September 2012

FILSAFAT DAN ILMU PENGETAHUAN 

Diambil dari buku : Menyoal Objektivisme Ilmu Pengetahuan, pengantar : Prof.Dr.Toeti Haerty Noerhadi, halaman 1 - 27

         Filsafat muncul pertama kali di Yunani Kuno, dasar kemunculannya adalah yang pertama adanya keinginan manusia untuk membebaskan akal manusia dari kultur mistis yang membelenggu potensi-potensi rasional manusia, kedua adanya kesadaran bahwa akal manusia memiliki kekuatan yang luar biasa tajam untuk membelah semua dogmatisme dan kepercayaan palsu.
         Definisi Filsafat menurut Bertrand Russell (1872 - 1970) adalah sebagai daerah tak bertuan antara teologi dan ilmu pengetahuan.  Disini Russel membuktikan bahwa filsafat merupakan disiplin tersendiri yang terus menerus mengasah pisau kritisnya sehingga tidak pernah terjebak pada otoritas baik teologi maupun ilmu pengetahuan.
         Berikut ini empat pendekatan untuk memahami pengertian filsafat, yaitu pertama, pendekatan definisi yaitu melihat perbedaan antara filsafat dengan ilmu pengetahuan maupun teologi, dimana ilmu pengetahuan hanya mengkaji sebatas gejala-gejala yang tampak dan berusaha menjelaskannya secara kausalistik sedangkan teologi mengkaji semesta supra-inderawi, semesta ketuhanan namun dalam batas-batas keimanan.   Filsafat sendiri dapat didefinisikan sabagai upaya mencari atau memperoleh jawaban atas berbagai pertanyaan lewat nalar sistematis yang kritis, radikal, refleksif dan integral.  Filsafat tidak mengkaji semesta dari satu sisi saja namun secara menyeluruh.  Filsafat bersifat kritis dalam mengkaji objeknya, tidak berhenti pada penampakan, asumsi, dogmatis melainkan terus mengajukan pertanyaan-pertanyaan demi mendapatkan hakekat, artinya filsafat selalu menggunakan daya kritisnya untuk mengkaji suatu objek sampai ke akar-akarnya. Tujuan filsafat adalah mencari kebenaran yang menyeluruh dan hakiki.
         Kedua, pendekatan sistematika, yang bertolak dari tiga pertanyaan Immanuel Kant yaitu : apa yang dapat saya ketahui ?  apa yang dapat saya harapkan ? dan apa yang dapat saya lakukan ?  Ketiga pertanyaan ini menghasilkan tiga wilayah besar filsafat, yaitu wilayah pengetahuan, ada dan nilai.  Wilayah pengetahuan terdiri dari empat disiplin filsafat : pertama, epistemologi sebagai cabang filsafat yang mengkaji hakekat pengetahuan dari empat segi, sumber pengetahuan, batas pengetahuan, struktur pengetahuan dan keabsahan pengetahuan.  Kedua, filsafat ilmu pengetahuan sebagai cabang filsafat yang mengkaji ilmu pengetahuan dari segi ciri-ciri dan cara-cara memperolehnya.  Ketiga, logika sebagai cabang filsafat yang mengkaji azas-azas berpikir secara lurus dan tertib.  Keempat, metodologi sebagai cabang filsafat yang mengkaji metoda-metoda yang digunakan dalam dunia ilmiah. Wilayah  ada terdiri dari dua disiplin filsafat, yaitu pertama, ontologi sebagai cabang filsafat yang berurusan dengan yang ada sebagai yang ada atau yang sebenar-benarnya ada sebagai lawan dari disiplin yang berurusan dengan partikular ada seperti fisika, biologi, atau psikologi.  Kedua adalah metafisika sebagai cabang filsafat yang mengkaji semesta di balik gejala-gejala empiris.  Wilayah nilai sebagai wilayah ketiga atau terakhir, terdiri atas dua disiplin filsafat, yakni etika sebagai cabang filsafat yang merefleksikan nilai-nilai moral dan estetika sebagai disiplin filsafat yang mereflesikan nilai-nilai estetis.          
         Ketiga, pendekatan melalui tokoh dan aliran.  Pendekatan ini diperuntukan bagi mereka yang sudah berada di tahap lanjut dalam mempelajari filsafat karena pendekatan ketiga ini mengandaikan penguasaan sempurna pendekatan sistematika dan pendekatan definisi.
         Keempat, pendekatan sejarah.  Pendekatan ini paling populer, dimana secara konvensional terbagi menjadi tiga perioda : Yunani Kuno, Skolastik dan Modern.
         Perbedaan filsafat, ilmu pengetahuan dan filsafat ilmu pengetahuan adalah jika filsafat menggunakan pendekatan yang kritis, refleksif dan integral dan mengkaji suatu objek secara mendalam sampai ke akar-akarnya, maka ilmu pengetahuan hanya mencoba menerangkan gejala-gejala secara ilmiah atau secara rasional.  Filsafat ilmu pengetahuan selalu mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang amat mendasar terhadap ilmu pengetahuan untuk membongkar asumsi-asumsi yang tadinya diterima begitu saja.        
         
  
  
  

Alamat Proceeding tentang Artificial Dielectric

Alamat Proceeding tentang artificial dielectric :
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=9&cad=rja&ved=0CHgQFjAI&url=http%3A%2F%2Frepository.tudelft.nl%2Fassets%2Fuuid%3A3f4b70cb-f1bd-407f-bf50-bc0fa8d57e2b%2Fma2008.pdf&ei=G0xWUO_zNcHKrAe8u4DwCA&usg=AFQjCNF11XNxSuJ0Fkt6ssBgENiVUhIrQg&sig2=x_UMVyijeiWU92yL56-SdQ

Alamat Paper tentang Artificial Dielectric

Alamat Paper yang berjudul : On The Design of Multilayer Circular Microstrip Antenna Using Artificial Neural Network adalah : 
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=7&cad=rja&ved=0CGAQFjAG&url=http%3A%2F%2Fijrte.academypublisher.com%2Fvol02%2Fno05%2Fijrte02057074.pdf&ei=4h1WUM_cJsfYrQfq8oDIDw&usg=AFQjCNHUCxqvZN07ByjWLOeJIhghgp5JvA&sig2=Oh1n2EWa4beqbKdFLIHg9g
Alamat Disertasi tentang Artificial Dielectric yang berjudul : A lighweight artificial dielectric for mitigating unwanted reflection :   
http://www.google.co.id/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=6&cad=rja&sqi=2&ved=0CFIQFjAF&url=http%3A%2F%2Firis.lib.neu.edu%2Fcgi%2Fviewcontent.cgi%3Farticle%3D1026%26context%3Delec_comp_theses&ei=gRlWUOLKL5DJrAeNloDoAg&usg=AFQjCNECLU05gzh84I7s9v9qP-Kkg5Yerw&sig2=vbxW5J1lmCE32ay-TjSiNA